Who's Online

Kami punya 70 tamu online

Chat

Nomor Resmi

0823 9188 1999

http://www.dapodikagam.net/

Artikel dapat dikirim melalui

email :

diknasagam@yahoo.co.id

berkunjung Ke

e-mail resmi

diknasagam@yahoo.co.id

Login Form



Home

Horizontal SlideShow Module v1.8 by JT.
SMAN 1 Canduang Gelar Lomba Lagu Minang dan Perjuangan Pada Hari Jadi ke-12 PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Yulia A   
Rabu, 25 Februari 2015 09:59

SMAN 1 Canduang Gelar Lomba Lagu Minang dan Perjuangan Pada Hari Jadi ke-12

Pertamakalinya, SMA Negeri 1 Canduang mengadakan lomba lagu minang dan lagu perjuangan untuk memeriahkan hari jadinya yang ke 12. Tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari jadi SMA Negeri 1 Canduang dimeriahkan dengan turnamen sepak bola antar pelajar SMA se-Sumatera Barat dan Riau. Panitia pelaksana lomba, memilih kegiatan ini karena tingkat apresiasi generasi muda, terhadap musik tradisional daerah Minangkabau dan lagu-lagu perjuangan dirasakan kian menurun. Hal itu justru berbanding terbalik dengan pengaruh kehadiran musik dan lagu pop nasional. Salah satu penyebab terjadinya fenomena ini, adalah  akibat kurangnya promosi dan ajang dalam rangka memopulerkan lagu daerah dan lagu perjuangan itu sendiri. Bagi generasi muda, popularitas nama penyanyi minang semisal Tiar Ramon, Efrinon, Zalmon, dan Yan Junied serta Elli Kasim dan maestro lainnya semakin memudar. Bahkan kini, lagu-lagu legendaris seperti Ayam Den Lapeh, Pasan Buruang, Bungo Parawitan, dan Bareh Solok serta banyak lagi lagu-lagu minang yang sempat memasyarakat di eranya seolah menjadi asing di telinga mereka.  Begitu juga dengan lagu-lagu perjuangan seperti Sepasang Mata Bola, Maju Tak Gentar, Gebyar-gebyar dan lain sebagainya. Menjawab semua itu,  adanya kegiatan lomba  lagu minang dan lagu perjuangan yang digelar oleh SMAN 1

Canduang pada Sabtu (21/2), dengan tujuan agar keduanya tetap eksis dan diminati serta diharapkan akan bermunculan maestro-maestro penyanyi minang baru. Pada kegiatan yang dibuka Camat Kecamatan Canduang Indra, S.Sos tersebut, seluruh peserta yang terdiri dari pelajar SLTP dan SLTA se-Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi diberikan arahan oleh panitia. Kegiatan yang dilansungkan sehari penuh itu, diikuti oleh 38 sekolah dengan jumlah utusan masing-masing yang beragam. “Kegiatan yang

bertema Memperkokoh Karakter Budaya Minang serta Semangat Perjuangan Generasi Muda Melalui Kreatifitas Berkesenian  dan Musik Daerah ini, sengaja kita angkat sebagai bukti kepedulian terhadap pelestarian seni dan tradisi daerah,” demikian ungkap Ketua OSIS SMAN 1 Canduang Alfiandry di hadapan peserta lomba. Setelah prosesi lomba diselesaikan oleh

peserta, pada kategori lagu minang putri, SMP Negeri 1 Bukittinggi menempati posisi pertama atas nama Sutera Dipha Ferdinan, diikuti pada tempat kedua dan ketiga oleh Indah Novianti dari SMAN 1 Canduang dan Indri Wulandari utusan SMK Farmasi Bukittinggi. Sementara itu, pada kategori putra Faisal Azmi yang merupakan utusan SMAN 5 Bukittinggi, mengungguli peserta lainnya. Di tempat kedua utusan SMAN 5 lainnya Ilham Yahya menempati urutan kedua, diikuti Muhammad Reski dari SMA PSM Bukittinggi. Sedangkan pada kategori lagu perjuangan, secara berturut-turut Faizal Azmi dari SMAN 5 Bukittinggi, Irvan Ferdianur utusan MAN 1 Bukittinggi dan Holan Oktrianda dari SMPN 2 Bukittinggi, menempati urutan satu, dua dan tiga untuk kategori putra. Sutera Dipha Ferdinan dari SMPN 1 Bukittinggi, Tira Tania utusan SMAN 2 Bukittinggi, dan Herlinda Oktora yang mewakili SMAN 1 Bukittinggi secara berturut-turut pada kategori putri memenangkan lomba. “Lomba ini sangat dimungkinkan untuk menjadi kegiatan rutin. Ke depan, kita berharap kegiatan sejenis akan berjalan lebih baik dan berkualitas.” kata salah seorang guru SMAN 1 Canduang kepada wartawan di sela kegiatan yang juga dihadiri oleh Bupati Agam Indra Catri, yang sempat menyumbangkan dua buah lagu di tengah kegiatan lomba.

 
PERMINTAAN DATA PNF 2015 PDF Cetak Surel
Ditulis oleh admin   
Rabu, 25 Februari 2015 09:12

Selengkapnya silahkan Saudara unduh disini

 
• Upacara Kesadaran Nasional Digelar di SMAN 1 Canduang PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Yulia Aflinda   
Selasa, 24 Februari 2015 11:24

“Upacara Hari Kesadaran Nasional berupa upacara bendera yang kita laksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan. Upacara rutin ini mempunyai makna yang sangat penting bagi kita semua, karena selain untuk memantapkan kualitas pengabdian dan meningkatkan kecintaan kepada negara dan bangsa, juga merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.”

Sambutan itu disampaikan Kapolres Agam AKBP Amirjan, yang bertindak sebagai Inspektur upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan SMAN 1 Canduang Kabupaten Agam, Selasa (17/2). Diikuti seluruh pegawai negeri sipil Kecamatan Canduang, Muspida plus Kabupaten Agam, Koramil dan Polsek Ampek Angkek. Selain itu, peserta upacara juga dihadiri oleh Kepala SKPD di lingkungan Setdakab Agam, Camat se-Kabupaten Agam, Kepala UPT se-Kecamatan Canduang, Kepala KUA Kecamatan Canduang serta seluruh siswa mulai dari SD, SMP dan SMA se-Kecamatan Canduang.

Pada kesempatan itu, Amirjan juga mengingatkan bahwa upacara yang kita selenggarakan setiap bulan, jangan dianggap sebagai formalitas belaka. Karena menurutnya, upacara dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional ini seyogyanya memiliki nilai yang sangat luhur dalam membangkitkan semangat pengabdian masyarakat. Sebuah tugas yang mempunyai fungsi utama, memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan bukan untuk dilayani oleh masyarakat.

“Melalui Hari Kesadaran Nasional ini, setiap aparatur negara diharapkan bisa menyadari posisinya sebagai pelayan masyarakat, serta bisa mengembangkan semangat patriotisme kebangsaan,” ungkap Amirjan.

Selain itu, menurut Amirjan lagi, dengan upacara ini bisa memberikan kesadaran kepada seluruh aparatur negara, agar dapat melayani masyarakat dan dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada ditengah-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana. Hal itu ditujukan untuk mengatasi setiap persoalan, agar dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Dalam melayani masyarakat pada era sekarang ini, fenomena yang berkembang adalah tuntutan masyarakat terhadap sikap dan perilaku aparatur pemerintah yang ramah, santun dan bersifat mengayomi jauh dari sikap arogan dan ingin menang sendiri,” imbuhnya.

Sebagai aparatur negara, pegawai negeri sipil dituntut agar mampu melihat berbagai peluang untuk memajukan perekonomian masyarakat. Tanggungjawab mengolah dan mengembangkan potensi masing-masing kecamatan dan nagari, sehingga memiliki nilai saing tinggi. Seiring dengan itu juga harus mampu memancing partisipasi masyarakat dalam seluruh proses penyelenggaraan pemerintah dan pengelolaan pembangunan.

Pada akhir amanatnya, Amirjan menghimbau kepada seluruh elemen, aparatur pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, untuk bisa bersama-sama bergandeng tangan “Saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Ka lurah samo manurun, ka bukik samo mandaki. Basamo mangko manjadi”.(yulia/redaksi)

 
Pelaksanaan POPDA Tingkat Kabupaten Agam 2015 PDF Cetak Surel
Ditulis oleh admin   
Selasa, 24 Februari 2015 11:21

Surat lengkap download disini

 
EDARAN HASIL RAPAT O2SN SD/MI TINGKAT KABUPATEN AGAM 2015 PDF Cetak Surel
Ditulis oleh admin   
Selasa, 24 Februari 2015 10:13

Selengkapnya silahkan Saudara unduh disini

 
EDARAN TENTANG KEWAJIBAN MENYERAHKAN BARANG MILIK DAERAH BAGI PNS YANG PINDAH TUGAS PDF Cetak Surel
Ditulis oleh admin   
Selasa, 24 Februari 2015 09:23

Selengkapnya silahkan unduh disini

 
« MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir »

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

feed-image Feed Entries


Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Agam
Jln. DR. Mhd. Hatta, Lubuk Basung
Tel. 0752-76318 Fax. 0752-76250
©Armanto .:+6285263119553:.