Bidang
berkunjung Ke
Login Form
| Pelaksanaan UNPK Tahun 2012 di Sosialisasikan di Kemenag Provinsi Sumbar |
|
|
|
| Ditulis oleh admin |
| Jumat, 29 Juni 2012 14:34 |
|
LUBUK BASUNG, Disdikpora Agam Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) sama pentingnya dengan ujian nasional sekolah formal. Karena kemampuan pemerintah, kesadaran masyarakat, dan letak geografis suatu daerah tidak sama dengan sekolah reguler. Makanya muncullah pendidikan nonformal (PNF). Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Drs. Syamsulrizal, MM, saat membuka Sosialisasi Pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2012 berlangsung Rabu (27/6) di Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, di Padang. Dikatakan Kadisdik Sumbar ujian nasional itu sama, cuma polanya yang berbeda antara pendidikan formal dan satuan pendidikan nonformal. Dalam prakteknya pendidikan nonformal masih didiskriminasikan. Sebenarnya seperti apa nafas kegiatan pendidikan nonformal itu, apakah ada bukti-bukti nyata keberadaan satuan pendidikan nonformal. Peserta UNPK tahun 2012 ini terjadi pelonjakan peserta yang cukup signifikan, sampai 11.200 orang se Sumbar. Sedangkan tahun sebelumnya yang ikut hanya 3.000 orang dari 5.000 calon peserta yang mendaftar. Selesai pembukaan dilanjutkan dengan sosialisasi UNPK dengan nara sumber Prof. Dr. Jamaris Jamna, M.Pd, Kepala LPMP Provinsi Sumatera Barat dan anggota BNSP. Hadir dalam sosialisasi ketua UNPK Kabupaten, Kabid SD, Kabid SMP,SMA,SMK dan Bendahara UNPK, serta dari unsur Bappeda dan Kemenag Kabupaten Kota se Sumatera Barat. Kabupaten Agam dalam sosialisasi diikuti dari Ketua UNPK Yunaidi.S,S.Pd.M.Pd, (kabid PNF), Marjunis Habjet S.Pd, M.Pd (kabid SD) Pebdawansari DR,M.Pd, Yeni Syofnidel, S.Pd (selaku panitia UNPK Agam) Fakhrizal (Kasi Tenaga Teknis SMP,SMA,SMK) dan unsur Kemenag. ( Laporan Disdikpora Agam) |
| Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 29 Juni 2012 14:40 |











